WELCOME TO MY BLOG

ini adalah blog pribadi yang memuat karya-karya saya

Selasa, 05 Oktober 2010

RASA YANG KANDAS

Di jalanan penuh bunga
Bersama kita tapaki
selaksa kata kehidupan, tapi
jiwa kita merasa selalu sendiri

Di simpang taman kita terpaku
Menatap musim yang membawa kegersangan
berkendara anak-anak badai
Saat itu kita menjadi lemah
Dan hati tak pernah peka

Rasapun menjadi liar
Mengalir keluar dari luka gundah
bergetar menahan amarah dan waktu
Hingga di ujung jalan
Kita menitipkan diam


Pada sepucuk kembang sepi...

Minggu, 03 Oktober 2010

Menulis Kata

air mata tumpah dlm cawan-MU
dan kita meneguknya menjadi raung
tuk mencuci keikhlasan pd perih pedih kenangan,

aku pun berjalan menatap harap
antara puing dan jerit tangis kaum tertindas,
menulis nama-nama menyimpannya di hati menjadi abadi

krn di atas tanah bergelimang duka:
Kau-lah yang kuasa
Tuhan semesata alam,
yg menulis kata buat pagi dan petang
dan kita telah membacanya dlm suka dan duka


Oktober 2010


Selasa, 28 September 2010

Sajakku

Perjalanan Malam

Tengah malam pun tiba
Dari balik kabut rinduku datang
Kesejukan pun menyatu pada gerimis pada hatiku
Menerobos gelap angkasa dan jiwaku

Seekor laba-laba hitam bergayut di jaringnya
Mengajakku cakapkan perjalanan
Juga perteduhan hati yang terluka
Disimpan malam, disimpan gelap jalanan
Tapi di balik sepi
Selalu ada suara teriakkan mencemooh
(seperti saat aku memilih untuk mencintaimu dengan ketulusan)
Mengetarkan dan memacu degup jantung
Melempar hatiku menyentuh gelap, aku tak bisa apa-apa
Seperti laba-laba hitam yang diam
Ditiduri jaringnya, ditiduri nyanyian kesendiriannya

Pada air mata yang berlalulalang dalam kelam
Suara itu terdengar lagi, kali ini
Ia berseru dari jiwaku yang terdalam
Aku tak bisa melihat dengan hati,
Aku tak bisa merasakan dengan hati,
Aku tak bisa memilikinya dengan hati
Dan suara itu, gelap, hitam tak berujud
Malam pun membentuk satu batasan
Antara sadar dan tidak
Dalam perjalanan malam
Dalam pengembaraan jiwa

2004

Kamis, 12 Agustus 2010

puisi

Usai Kenangan Melintas


Sebelum semua cerita kita kubur pada ikhlas yang dalam
Aku sempat menulis bagaimana rupa cintaku….
Aku sempat mengeja makna perjalanan kasih sayang….

Musim jualah yang berkisah
Tentang kesendirian di jalanan kini
Tentang bait-bait doa di tiap subuh
Tentang senandung syukur di tiap senja

Sebelum semuanya diam mendekam dalam bathin
Kita telah sama-sama sepakat untuk meletakan semua damba
Pada telapak Sang Khalik….


06 Agustus 2010

Minggu, 06 Juni 2010

RATAPAN KELANA

Manakala seekor elang melayang mencari persinggahan
di ujung hari yang mulai melontarkan kesunyian,
tiba-tiba serasa menusuk ingatanku
bagaimana para tetua berkisah
tentang keperawanan gunung dan kesucian laut
yang datangkan kedamaian bagi hidup semua makhluk..
serasa jiwa ingin menyatu dalam kisah itu
biar semua beban di waktu kini usai…

Tapi kembaraku mengintari lekuk bukit-bukit,
tebing dan padang gersang belum usai
walau renungan demi renungan jadi gelisah dalam benakku
yang ku cari tak kudapat selain sebuah nama
torehan belati bermakna pengrusakan di batang pinus tua
yang pasti bangunkan makian kaum pecinta keselarasan..
KEEEOOOD………………..’

Di atas sana puasa kesabaran sang elang pun mulai usai
OOOSSSAAAAAALLLL……………’
ketika sampai di pantai kota campur aduk,
batu-batu hitam diam sembunyikan jutaan sampah dicelanya
mengubur kisah pantai pasir putih
dan hanya ikan-ikan kecil gelisah menatap
saat sahabatnya terperangkap dalam plastic,
bukan saya..
anda..
atau siapa pun yang gagah perkasa dan cantik jelita…

Kini….
Kedamaian kita adalah kedamaian tikus-tikus dalam selokan
tak akan lagi kau dengar ramainya suara satwa di hutan sana
tak akan lagi kau hirup kebahagiaan karena nafas di sini adalah amukkan debu
tak akan lagi kau lihat jernih sungai di tengah kota
karena seperti usai kemarau panjang
sungai mengering dan kotor…
tak akan lagi kau lihat buih putih gelombang tanpa sampah terhentar ke tepian

Semua telah berkisah pada sang elang
yang tak lagi melintasi kota ini,
Ia terbujur sepi bersama bangkai tikus-tikus tua
di gunung tandus di pulau yang bernama
awal kehancuran…

Henrolds Tatengkeng
Manado, 5 Juni 2010